SEKOLAH ABATA LOMBOK,Mataram, Kamis, 26 Februari 2026 — Sekolah Abata Lombok menerima kunjungan Ibu Suriati Yusuf,S.Pd.M.Pd selaku Pengawas Taman Kanak-Kanak se-Kota Mataram dalam rangka pembinaan dan penguatan mutu pendidikan anak usia dini.

Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Kepala Taman Kanak-Kanak Abata II, Bunda Ina Fitriana,S.Pd.Gr, bersama Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., selaku Penasehat Konsorsium Yayasan Pengelola Pendidikan Abata Lombok. Kehadiran unsur pimpinan sekolah dan yayasan menegaskan komitmen kuat Abata dalam menjaga standar mutu dan tata kelola pendidikan secara berkelanjutan.
Dalam sesi pembinaan, Ibu Suriati Yusuf,S.Pd.M.Pd memberikan arahan terkait pentingnya pembelajaran yang menyenangkan, administrasi yang tertib, serta penguatan karakter anak sejak usia dini.
Secara khusus, Ibu Suriati Yusuf, S.Pd.M.Pd menyampaikan apresiasi atas pola asuh (parenting approach) yang diterapkan di lingkungan TK Abata.
Beliau menilai pendekatan yang mengedepankan kasih sayang, keteladanan, pembiasaan karakter, serta komunikasi aktif dengan orang tua merupakan praktik baik yang patut dipertahankan dan dikembangkan.
“Saya melihat suasana yang hangat antara guru dan anak-anak. Pola asuh di Abata tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kemandirian, dan adab. Ini menjadi kekuatan utama lembaga,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi antara sekolah dan orang tua yang terbangun di Abata menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Bunda Ina Fitriana, S.Pd.Gr menyampaikan rasa syukur atas apresiasi tersebut.
“Kami berupaya menghadirkan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan penuh cinta bagi anak-anak. Apresiasi dari Ibu Pengawas menjadi semangat bagi kami untuk terus konsisten menjaga kualitas pola asuh dan pembelajaran,” tuturnya.
Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H. menegaskan bahwa pola asuh berbasis karakter memang menjadi bagian dari desain besar pendidikan Abata.
“Pendidikan yang ideal harus menyentuh aspek intelektual, emosional, dan moral sekaligus. Pola asuh yang hangat, terstruktur, dan berbasis nilai adalah investasi jangka panjang bagi generasi. Kami berkomitmen menjaga kualitas ini melalui sistem tata kelola yang baik dan pengawasan berkelanjutan,” tegasnya.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momentum penguatan semangat bersama untuk terus menghadirkan pendidikan anak usia dini yang unggul, berkarakter, dan membahagiakan di Kota Mataram.