Skip to main content
Uncategorized

HEBOH! Siswi TK IT Abata Lombok Sabet 3 Emas Sekaligus Juara Umum Olimpiade Sigma

By March 7, 2026No Comments

SEKOLAH ABATA LOMBOK, Mataram – Prestasi luar biasa kembali datang dari TK IT Abata Lombok. Siswi kelas TK B, Assyifa Shanum Ath Thahirah, kembali menggemparkan dunia pendidikan anak usia dini setelah berhasil meraih Juara Umum sekaligus membawa pulang 3 Gold Medal dalam ajang Olimpiade Sigma yang digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Dalam kompetisi yang diikuti oleh banyak peserta dari berbagai sekolah taman kanak-kanak tersebut, Shanum tampil dominan di semua mata lomba yang diikutinya. Dengan kemampuan berpikir cepat, konsentrasi tinggi, serta kepercayaan diri yang kuat, Shanum berhasil menaklukkan seluruh tantangan hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum Olimpiade Sigma tingkat TK.

Prestasi ini semakin menegaskan reputasi Shanum sebagai salah satu siswi TK paling berprestasi di Lombok. Sejak duduk di bangku TK A hingga TK B, Shanum hampir setiap pekan mengikuti berbagai kompetisi akademik anak dan rata-rata membawa pulang 2 hingga 3 medali dari berbagai ajang lomba.

Kepala Sekolah TK IT Abata Lombok, Bunda Ina Fitriana, S.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Shanum adalah anak yang memiliki semangat belajar yang luar biasa. Ia disiplin, fokus, dan sangat percaya diri. Di Abata kami membiasakan anak untuk berani mencoba, berpikir aktif, dan mandiri sejak dini. Prestasi Shanum menjadi bukti bahwa anak-anak bisa berkembang luar biasa jika diberi ruang dan pendampingan yang tepat,” ujar Bunda Ina.

Sementara itu, Bunda Dita, selaku tim psikolog sekolah Abata Lombok, menilai keberhasilan Shanum tidak hanya terlihat dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari perkembangan karakter dan kemandirian mentalnya.

“Dari sudut pandang psikologi pendidikan, Shanum menunjukkan indikator perkembangan yang sangat baik. Ia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, keberanian tampil, serta kemampuan mengelola emosi saat menghadapi kompetisi. Ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang mendukung, pola pendampingan guru, serta dukungan keluarga telah membentuk fondasi psikologis yang kuat bagi anak,” jelas Bunda Dita.

Ia menambahkan bahwa pendidikan usia dini yang tepat bukan hanya melatih kemampuan akademik, tetapi juga membangun mental tangguh, percaya diri, dan kegembiraan dalam belajar.

Sementara itu, Pembina Konsorsium Yayasan Pengelola Pendidikan Abata, Saharjo, menyatakan bahwa keberhasilan Shanum merupakan simbol keberhasilan pendidikan karakter yang diterapkan di Abata.

“Kami di Abata percaya setiap anak memiliki potensi besar. Tugas sekolah adalah menumbuhkan keberanian, kemandirian, dan rasa percaya diri mereka sejak dini. Shanum adalah contoh bahwa ketika anak dididik dengan pendekatan yang tepat, mereka mampu melampaui batas-batas yang sering dianggap mustahil bagi usia mereka,” tegas Saharjo.

Dengan tambahan 3 medali emas dari Olimpiade Sigma ini, jumlah medali dan piala yang berhasil dikoleksi Shanum kini telah mencapai lebih dari 100 penghargaan sejak ia mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi.

Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga Shanum, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh siswa Abata Lombok untuk terus berani bermimpi, belajar, dan berprestasi.

Di usia yang masih sangat muda, Assyifa Shanum Ath Thahirah telah membuktikan bahwa dari bangku taman kanak-kanak pun, lahir bibit-bibit generasi unggul masa depan Indonesia.

Author abatasdit

More posts by abatasdit