Skip to main content
Uncategorized

Di SD IT ABATA LOMBOK II, Kemerdekaan Diajarkan Lewat Senyum, Akhlak, dan Cinta Tanah Air

By August 3, 2026No Comments

SEKOLAH ABATA LOMBOK,Mataram – Bagi SD IT ABATA LOMBOK II, Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia bukan sekadar mengenang sejarah. Momentum ini menjadi kesempatan untuk menanamkan rasa syukur, cinta tanah air, dan kebanggaan menjadi anak Indonesia sejak usia dini.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Bunda Lia Oktavia, S.Pd., Gr., suasana sekolah dipenuhi semangat kebersamaan. Anak-anak tampil mengenakan busana adat Nusantara dengan wajah penuh percaya diri. Di balik pakaian yang indah itu, tersimpan pesan sederhana namun bermakna: Indonesia kuat karena keberagamannya.

Bunda Lia meyakini bahwa nilai-nilai kemerdekaan tidak cukup disampaikan melalui pidato. Nilai itu harus hadir dalam kebiasaan sehari-hari—menghormati guru, menyayangi teman, jujur, disiplin, dan memiliki keberanian untuk terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik.

“Anak-anak adalah harapan Indonesia. Tugas kami bukan hanya mengajarkan membaca dan berhitung, tetapi juga membimbing mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, peduli, dan mencintai bangsanya,” ungkapnya.

Semangat tersebut menjadi bagian dari budaya pendidikan yang dibangun di SEKOLAH ABATA LOMBOK, yaitu menghadirkan sekolah sebagai rumah kedua yang nyaman, tempat setiap anak merasa dihargai, didengar, dan didorong untuk berkembang sesuai potensi terbaiknya.

Peringatan HUT RI ke-81 pun menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ia menjadi ruang belajar tentang persatuan, rasa syukur atas perjuangan para pahlawan, dan pengingat bahwa masa depan Indonesia sedang dipersiapkan di ruang-ruang kelas hari ini.

Di tangan para pendidik yang penuh kasih, dipimpin Bunda Lia Oktavia, SD IT ABATA LOMBOK II terus berikhtiar melahirkan generasi yang cerdas dalam berpikir, lembut dalam bersikap, serta siap mengisi kemerdekaan dengan karya dan akhlak terbaik.

Karena bagi SD IT ABATA LOMBOK II, mencintai Indonesia dimulai dari mendidik anak-anak dengan hati.

Saharjo Lombok Amalia Shufiana Sdit Abata Lombok

Author abatasdit

More posts by abatasdit