SEKOLAH ABATA LOMBOK,MATARAM — SMA Abata Lombok terus memperluas jejaring kolaborasi pendidikan. Kali ini, sekolah tersebut menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri (FATEPA) Universitas Mataram untuk memperkuat pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus membuka lebih banyak ruang pembelajaran bagi siswa dan mahasiswa.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Dekan FATEPA Universitas Mataram, Dr. Ir. Satrijo Saloka, M.P., dan Kepala SMA Abata Lombok, Ricca Veronica, S.Pd., Gr., di Ruang Sidang FATEPA Universitas Mataram.
Kesepakatan tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari penyelenggaraan pendidikan, pengembangan industri, program magang dan praktik kerja lapangan (PKL) bagi siswa maupun mahasiswa, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Kepala SMA Abata Lombok, Ricca Veronica, menyampaikan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas bagi peserta didik.
“Kolaborasi ini membuka peluang bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia akademik, riset, dan industri sejak dini. Kami ingin membangun budaya belajar yang tidak hanya kuat di ruang kelas, tetapi juga terhubung dengan kebutuhan dunia nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FATEPA Universitas Mataram, Dr. Ir. Satrijo Saloka, M.P., menegaskan bahwa sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, program MBKM membutuhkan kolaborasi lintas jenjang pendidikan agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih kontekstual, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kerja sama tersebut juga diharapkan menjadi wadah pengembangan berbagai program bersama, termasuk kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen, mahasiswa, guru, maupun siswa.
Acara penandatanganan turut dihadiri jajaran pimpinan FATEPA Universitas Mataram, di antaranya para wakil dekan, Ketua Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) Ir. Wayan Sweca Yasa, M.Si., Ketua Program Studi Teknik Pertanian (TEP) Dr. Joko Sumarsono, S.TP., M.P., beserta para sekretaris program studi.
Melalui kerja sama ini, SMA Abata Lombok dan FATEPA Universitas Mataram berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kolaboratif, adaptif, dan relevan dengan tantangan masa depan, sekaligus memperkuat hubungan antara sekolah, kampus, industri, dan masyarakat.