Skip to main content
Uncategorized

Di tengah arus pendidikan yang semakin kompetitif dan serba terukur, Sekolah Abata Lombok justru memilih merawat sesuatu yang sering terlupakan: rasa kekeluargaan

By May 10, 2026No Comments

MATARAM – Momentum Halal Bi Halal dan Family Gathering 2026 SD IT ABATA LOMBOK bukan sekadar agenda silaturahmi tahunan. Di balik suasana hangat penuh tawa dan kebersamaan itu, tersimpan sebuah pesan penting tentang bagaimana sebuah sekolah membangun peradaban kecil bernama “rumah pendidikan”.

Kepala SD IT ABATA LOMBOK, Lia Oktavia, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh orang tua murid yang terlibat sebagai panitia kegiatan. Menurutnya, keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya lahir dari kurikulum dan prestasi akademik, tetapi dari kuatnya hubungan emosional antara sekolah dan keluarga siswa.

“Karena sekolah yang hebat, lahir dari hati-hati yang saling menguatkan,” tulis Lia dalam pesan reflektifnya kepada para wali murid.

Pernyataan itu menggambarkan wajah pendidikan yang selama ini dibangun SEKOLAH ABATA LOMBOK pendidikan yang tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki. Di lingkungan sekolah tersebut, orang tua tidak ditempatkan sebagai “pelanggan pendidikan”, melainkan bagian dari ekosistem tumbuh kembang anak.

Budaya itulah yang membuat banyak kegiatan di SEKOLAH ABATA LOMBOK terasa hidup. Orang tua hadir bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi ikut terlibat, membantu, bahkan membangun suasana kekeluargaan yang kuat di lingkungan sekolah.

Direktur Sekolah Abata Lombok, Fahrun Nitza, sebelumnya juga beberapa kali menegaskan bahwa pendidikan sejatinya adalah kerja kolektif antara sekolah, guru, dan keluarga. Menurutnya, anak-anak akan tumbuh lebih kuat ketika melihat orang tua dan sekolah berjalan dalam frekuensi yang sama.

Di tengah kecenderungan sebagian lembaga pendidikan yang semakin berjarak dengan wali murid, pendekatan SEKOLAH ABATA LOMBOK justru bergerak ke arah sebaliknya: membangun kedekatan emosional sebagai fondasi pendidikan karakter.

Bagi SEKOLAH ABATA LOMBOK, ruang kelas bukan satu-satunya tempat belajar. Kebersamaan, gotong royong, saling membantu, dan saling menghargai antarkeluarga murid juga merupakan bagian penting dari proses pendidikan itu sendiri.

Karena itulah, Family Gathering di sekolah ini bukan hanya acara seremonial. Ia menjadi ruang untuk mempertemukan hati, memperkuat ukhuwah, dan menanamkan kepada anak-anak bahwa pendidikan terbaik lahir dari lingkungan yang penuh cinta dan keteladanan.

Author abatasdit

More posts by abatasdit