MATARAM — Prestasi membanggakan kembali diraih siswa SEKOLAH ABATA LOMBOK di ajang nasional. Lale Azimatul Haalah sukses menyabet gelar juara nasional dalam lomba penulisan cerpen tahun 2026 melalui karya berjudul Pahlawan Lingkungan.
Keberhasilan tersebut menjadi sorotan karena Lale dikenal tidak hanya sebagai siswa berprestasi, tetapi juga merupakan cicit pahlawan nasional serta putri Ketua Umum PB NW. Latar belakang keluarga yang kuat dalam nilai perjuangan dinilai memberi pengaruh besar terhadap karakter dan pola pikirnya.
Cerpen karya Lale mendapat apresiasi dewan juri karena dinilai mampu menyampaikan pesan sosial yang kuat mengenai kepedulian lingkungan. Tulisan tersebut mengangkat pentingnya kesadaran generasi muda dalam menjaga alam dan menghadapi ancaman kerusakan lingkungan yang semakin nyata.
Pihak sekolah menilai kemenangan itu bukan sekadar capaian akademik, melainkan bukti bahwa pendidikan karakter dan budaya literasi memiliki peran penting dalam membentuk kualitas anak.
Direktur SEKOLAH ABATA LOMBOK, Fahrun Nitza SPd Gr, mengatakan prestasi Lale lahir dari sinergi positif antara keluarga dan sekolah dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.
“Prestasi anak tidak hadir secara instan. Dibutuhkan lingkungan keluarga yang memberi ruang dialog, dukungan belajar, dan kepercayaan kepada anak untuk berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, ABATA LOMBOK selama ini terus mendorong siswa agar tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, keberanian berpikir kritis, serta kemampuan menuangkan ide melalui karya tulis.
Budaya membaca, diskusi, dan menulis kreatif disebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di sekolah. Literasi dipandang bukan hanya soal kemampuan bahasa, tetapi juga sarana membentuk cara berpikir dan karakter siswa.
Keberhasilan Lale juga dianggap mencerminkan pola pengasuhan keluarga yang tetap memberi perhatian pada pendidikan karakter di tengah berbagai kesibukan dan tanggung jawab sosial.
Salah satu tenaga pendidik ABATA LOMBOK menyebut kehadiran orang tua dalam proses pendidikan anak memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan mental dan kepercayaan diri siswa.
“Anak-anak yang tumbuh dengan dukungan dan perhatian keluarga biasanya lebih berani menunjukkan potensi terbaiknya,” ungkapnya.
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas komitmen ABATA LOMBOK dalam menyediakan ruang pengembangan diri bagi siswa, mulai dari bidang akademik, literasi, kepemimpinan hingga kewirausahaan.
Di tengah sistem pendidikan yang kerap menitikberatkan pada nilai akademik semata, capaian Lale menjadi pengingat bahwa sekolah juga memiliki tanggung jawab melahirkan generasi yang mampu berpikir kritis, menulis, serta membawa gagasan positif bagi masyarakat.
