Skip to main content
Uncategorized

Belajar Tak Lagi di Dalam Kelas, ABATA Ajak Siswa Menjelajah Dunia Nyata

By April 12, 2026No Comments

SEKOLAH ABATA LOMBOK,Mataram — Pagi itu, suasana di SD IT ABATA LOMBOK II terasa berbeda. Bukan hanya karena deretan siswa berseragam olahraga dengan topi dan kacamata hitam, tetapi karena semangat yang tampak lebih hidup dari biasanya. Mereka tidak sekadar berangkat sekolah mereka bersiap menjelajah.

Melalui program ABATA Field Trip, siswa Grade 2 dijadwalkan mengunjungi BRIDA NTB pada Senin, 13 April 2026. Sebuah langkah kecil yang menyimpan visi besar: membawa pembelajaran keluar dari ruang kelas menuju pengalaman nyata.

Di tangan SEKOLAH ABATA LOMBOK, kegiatan ini bukan sekadar rekreasi edukatif. Ia dirancang sebagai ruang eksplorasi, tempat anak-anak belajar menyentuh, melihat, dan merasakan ilmu secara langsung sebuah pendekatan yang jarang dilakukan secara konsisten oleh banyak lembaga pendidikan.

Kepala Sekolah SD IT ABATA LOMBOK II, Lia Oktavia, menegaskan bahwa pembelajaran sejati tidak boleh terkungkung oleh dinding kelas.

“Anak-anak tidak cukup hanya diberi pengetahuan. Mereka harus diberi pengalaman. Karena dari pengalaman itulah tumbuh rasa ingin tahu, keberanian, dan kecintaan pada ilmu,” ujarnya.

Menurutnya, Abata ingin menghadirkan pendidikan yang hidup bukan sekadar hafalan, melainkan pemahaman yang membekas. Field trip ini menjadi bagian dari filosofi besar Sekolah Abata Lombok: mendidik dengan hati, sekaligus membangun karakter melalui pengalaman nyata.

Dengan membawa perlengkapan sederhana buku tulis, pensil, botol minum serta semangat yang besar, para siswa diajak untuk mengamati dunia riset dan inovasi secara langsung. Mereka belajar bahwa ilmu bukan hanya milik buku, tetapi hadir di sekeliling mereka.

Di tengah geliat pendidikan yang sering kali terjebak pada rutinitas, langkah Abata ini terasa berbeda. Sekolah ini seolah ingin mengatakan bahwa masa depan tidak dibentuk oleh ruang kelas semata, tetapi oleh keberanian untuk membuka cakrawala baru.

Dan di sanalah, di antara langkah-langkah kecil anak-anak itu, tersimpan harapan besar: lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berani menjelajah dunia dengan rasa ingin tahu yang tak pernah padam.

Author abatasdit

More posts by abatasdit